Banner

Cycling

Panduan membeli sepeda gunung

Panduan membeli sepeda gunung berkualitas :

Anda mempunyai rencana membeli sepeda gunung yang baru ?

Pastikan untuk mempertimbangkan banyak faktor. Frame yang berbeda, komponen, maupun merk peralatan yang disamarkan dengan jargon2 sepeda gunung yang bombastis terutama yang menonjolkan superior teknologinya Jangan terpengaruh oleh merk apalagi harga discount nya, memangnya yang dibeli discountnya ?. Ingat semboyan “ no logo “ karena merk sepeda begitu banyak, bayangkan ada lebih dari seratus merk, apa tidak membingungkan pada saat ingin membeli ?. Umumnya pesepeda ingin tampil beda tapi jika semua tampil beda kan jadi sama semua menjadi tak ada beda nya. Ada beberapa pesepeda ingin lebih menonjolkan status sosialnya dengan memakai merk terkenal. Dan harus diakui bahwa sepeda mahal tampil beda, tapi apakah beda harganya yang selangit senilai beda kualitas nya ?. Umumnya ukuran berat lah yang menjadi acuan harganya, makin ringan makin mahal. Harga sepeda top–end dibawah 10 kg bisa mencapai 100 juta an, 2 – 3 kali lipat dari sepeda 11 – 12 kg an yang high-end. Apakah jenis hard tail atau full suspension?.Sesuaikah dengan anggaran . Apakah memang benar-benar harus menghabiskan jutaan rupiah? Semua pertanyaan ini harus ditangani sebelum mempertimbangkan pembelian sepeda MTB baru anda.

Tour de Eagle Hill

Peta rute Legendaris : Tour de Eagle Hill

Hydrosphere Cycling Unit TRIP

posted by : Marcus W. Kaniagara

26 s/d 28 November 2009 (Ciwidey – Cidaun – Rancabuaya – Pangalengan) - Trip HYCU kali ini ikut bergabung dengan groupnya Bapak Djoko Edi Santoso, yang semua anggotanya sudah berpengalaman tahunan dalam hal goes menggoes, sedangkan dari HYCU hanya 6 orang yang ikut sepedaan (belum ada setahun menggoes) sisanya sebagai supporters, route yang diambil adalah dari Ciwidey Bandung (Gunung Patuha) menuju pantai selatan di Cidaun kemudian menyusuri pantai ke Rancabuaya, menginap semalam esok harinya lanjut dari pantai naik ke Panggalengan Bandung (gunung), akan tetapi group HYCU tak ikutan route Rancabuaya – Panggalengan, kita langsung pulang lewat Garut – Bandung – Jakarta.